Posted by : Annisa
Minggu, 02 Oktober 2016
What for and why transducer must do calibrate before
use?
-
Pengertian
Transduser
Transduser
adalah alat yang mengubah satu bentuk daya menjadi bentuk daya lainnya untuk
berbagai tujuan termasuk pengubahan ukuran atau informasi. Menurut William D.C,
(1993), transduser adalah sebuah alat yang bila digerakkan oleh energy di dalam
sebuah system transmisi, menyalurkan energi dalam bentuk yang sama atau dalam
bentuk yang berlainan ke sistem transmisi kedua. Transmisi energi ini bias
listrik, mekanik, kimia, optic (radiasi) atau ternal (panas).
Transduser
berfungsi untuk memperkuat atau memperjelas dengan mengubah sinyal-sinyal yang
diterima dari sensor dan mengirim hasil ke penunjuk atau indicator atau
rekorder maupun kontroler. Kemungkinan pada transduser sinyal diubah dengan
besaran lain, misalnya sistem mekanik menjadi elektrik kemudian diubah kembali
menjadi system mekanik. Jadi prinsip dari alat ukur tergantung dari
pengubahnya. Ada beberapa contoh transduser seperti microphone, loudspeaker,
tabung sinar katoda, foto sel atau photo resisitor, dan sebagainya.
Jenis-jenis
transduser dikelompokkan berdasarkan pemakaiannya yaitu:
1.
Transducer
pasif (daya dari luar) yaitu transduser pasif yaitu transduser yang dapat
bekerja bila mendapat energi tambahan dari luar, contohnya adalah thermistor.
2.
Transduser
aktif (tanpa daya luar) yaitu transduser yang bekerja tanpa tambahan energy
dari luar, tetapi menggunakan energi yang akan diubah itu sendiri.

-
Pengertian
Kalibrasi
Kalibrasi bagian
dari Metrologi kegiatan untuk menentukan kebenaran konvensional nilai
penunjukkan alat ukur dan bahan ukur. Kalibrasi adalah memastikan hubungan
antara harga-harga yang ditunjukkan oleh suatu alat ukur atau sistem
pengukuran, atau harga-harga yang diabadikan pada suatu bahan ukur dengan harga
yang sebenarnya dari besaran yang diukur.
Kalibrasi alat
ukur adalah kegiatan untuk mengetahui kebenaran konvensional nilai, penunjukkan
suatu alat ukur. Kalibrasi dilakukan dengan cara membandingkan alat ukur yang
diperiksa terhadap standar ukur yang relevan dan diketahui lebih tinggi nilai
ukurnya. Selanjutnya untuk mengetahui nilai ukur standar yang dipakai,
standarnya harus dikalibrasi terhadap starndar yang lebih tinggi akurasinya.
Dengan demikian setiap alat ukur dapat ditelusuri (traceable) tingkat akurasinya sampai ke tingkat standar nasional
dan atau standar internasional.
Dari proses
kalibrasi dapat menentukan nilai-nilai yang berkaitan dengan kinerja alat ukur
atau bahan acuan. Hal ini dicapai dengan membandingkan langsung terhadap suatu
standar standar ukur atau bahan acuan
yang bersetifikat.
·
Jadi,
hal yang membuat transduser harus dikalibrasi sebelum digunakan agar data yang
didapatkan akan akurasi sesuai standar yang dibutuhkan oleh seorang peneliti,
memastikan bahwa penunjukkan alat tersebut sesuai dengan hasil pengukuran lain,
menentukan akurasi penunjukan alat, mengetahui keandalan alat sebagai alat yang
dapat dipercaya.
Dimana dengan
melakukan kalibrasi di alat transduser, nilai ukurnya akan dapat dipantau,
sebagai antisipasi apabila terjadi penyimpangan yang terjadi diluar batas
toleransi yang diijinkan terhadapat suatu spesifikasi standarnya.
·
Kalibrasi
juga sangat berguna untuk:
-
Untuk
pengukiran yang langsung atau tidak langsung
-
Hasil
data yang cacat atau menyipang dapat dihindari atau ditekan sekecil mungkin
-
Untuk
menjamin bahwa hasil pengukuran yang dilakukan dapat tertelusur ke standar
nasional ataupun internasional.